imgm4013SUARATIMUR (BANYUWANGI) : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi  menggelar Festival Pelayanan Publik, di  depan Lounge Pelayanan Publik  kantor pemkab setempat, 14-16 Desember 2016.

Bupati Abdullah Azwar Anas, Festival Pelayanan Publik merupakan etalase berbagai inovasi pelayanan kepada warga masyarakat dan menjadi  unggulan daerah yang hampir semuanya pernah mendapatkan penghargaan tingkat nasional bahkan internasional

Festival Pelayanan Publik tahun ini memamerkan berbagai Inovasi Pelayanan Publik seperti ; Program Smart Kampung, Lahir Procot Pulang Bawa Akta, Siswa Asuh Sebaya (SAS), Transparansi Pengelolaan Anggaran Keuangan Daerah, Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (SAKIP), E-Village Budgeting dan Monitoring.

Tidak ketinggalan nampak juga kehadiran pasukan pink, pemburu Bumil Risti (ibu hamil resiko tinggi). Bumil Risti merupakan program unggulan Puskesmas Sempu yang menggandeng para Welijo (penjual sayur keliling) sebagai ujung tombak pelaksana program.

Bupati Anas mengungkapkan selama ini Banyuwangi berkomitmen untuk mewujudkan pelayanan publik terbaik bagi masyarakat. Berbagai inovasi pun dilakukan untuk membuat pelayanan publik, yang tidak hanya efektif dan efisien tapi juga dekat dengan masyarakat.

Selain itu, kata Anas, Festival ini juga dilaksanakan untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang berbagai pelayanan publik yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah. Harapannya, masyarakat akan semakin familiar dengan aneka pelayanan publik yang terus digarap untuk memudahkan warga.

Sementara itu, Budi Santoso, Kepala Bagian Organisasi Pemkab Banyuwangi,  even ini selain memamerkan inovasi layanan publik, juga  menyuguhkan berbagai program layanan dari Satuan Perangkat Kerja Daerah(SKPD). Antara lain; Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) dan lain-lain.

Menurut Budi Santso, Dispendukcapil memamerkan produk Lahir Procot Pulang Bawa Akta juga menyajikan aneka layanan Adminstrasi Kependudukan mulai  pengurusan KTP, Kartu Keluarga, Surat Pindah dan sebagainya.

“Selama pameran berlangsung, masyarakat juga bisa memanfaatkan momen tersebut untuk mengurus berbagai layanan publik One Stop Service. Misalnya mengurus SIUP dan TDP, Pelayanan Kartu Identitas Anas maupun membayar PBB dan retribusi lainnya,”ujar Budi.

Selain pameran, lanjut Budi Festival Pelayanan Publik juga menggelar workshop pelayanan publik yang membedah berbagai inovasi pelayanan publik unggulan seperti Smart Kampung dan setiap harinya akan ada 100 orang staf RW, Desa dan Kecamatan

Festival Pelayanan Publik juga menghadirkan Inovasi pelayanan kesehatan, salah satunya Bumil Risti.  Program ini merupakan gerakan menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di wilayah Puskesmas Sempu. Dalam program ini yang akan bertugas menjadi pemburu Bumilristi adalah tim gabungan. Uniknya, tim ini juga akan melibatkan tukang sayur keliling, selain tenaga medis Puskesmas Sempu.

Nurhadi

LEAVE A REPLY