Bupati Kukuhkan Unit Pemberantasan Pungli

0
41

Pewarta : Nurhadi

SUARATIMUR (BANYUWANGI)  – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengukuhkan Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Kabupaten Banyuwangi di Aula Rempeg Jogopati, Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Banyuwangi Jawa Timur, Jumat (17/2).

Lembaga  tersebut berisi personel gabungan  dari Kejaksaaan Negeri Banyuwangi, Polres Banyuwangi, Kodim 0825 Banyuwangi dan Lanal Banyuwangi serta Pemkab Banyuwangi dan diketuai oleh Wakil Kepala Polres Banyuwangi.

Bupati Anas yang menjadi penanggung jawab, mengharapkan UPP Banyuwangi mampu bekerja maksimal untuk memberantas praktik pungli di Banyuwangi. “Untuk bisa memberikan pelayanan publik yang sehat, praktik pungli ini memang harus dibersihkan terlebih dahulu,” ujarnya.

Dalam tugasnya, Unit Pemberantasan Pungli ini memiliki beberapa fungsi dan wewenang sebagaimana yang telah diatur dalam Peraturan Presiden RI Nomor 87 tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar. Fungsi dari unit tersebut meliputi dari fungsi intelejen, pencegahan, penindakan dan yustisi.

Sedangkan wewenang dari Unit Pemberantasan Pungli tersebut, antara lain membangun sistem pencegahan dan pemberantasan pungutan liar; melakukan pengumpulan data dan informasi dari Pemerintah Daerah ataupun pihak lain yang terkait dengan menggunakan teknologi informasi; mengoordinasikan, merencanakan dan melaksanakan operasi pemberantasan pungli; melakukan operasi tangkap tangan; memberikan rekomendasi kepada Bupati untuk memberikan sanksi kepada pelaku pungli sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku; memberikan rekomendasi pembentukan dan pelaksanaan unit pemberantasan pungli di masing-masing instansi/ lembaga; dan melakukan evaluasi kegiatan pemberantasan pungli.

pengukuhan-upt-pemberantasan-pungli
Bupati Banyuwangi Mengukiuhkan UPT Pemberantasan Pungli Di Aula Rempeg Jogopati Kantor Pemkab Banyuwangi

Unit Pemberantasan Pungli, dalam waktu dekat akan segera menyusun Standard Operasi Pelaksanaan (SOP) untuk segera mengefektifkan kinerjanya. “Habis ini (pelantikan), kita segera akan melakukan rapat guna menyusun SOP, sahingga tim yang baru saja dilantik ini segera bisa bergerak,” tutur Wakil Ketua 2 UPP Banyuwangi Ristopo Sumadi.

Untuk mengefektifkan kinerja lembaga tersebut, selain menyusun SOP,  juga akan segera membentuk kesekretariatan yang bisa menjadi pusat pelaporan dari berbagai tindak pungli yang diketahui oleh masyarakat. “Nanti sekretariatnya akan dipusatkan di Kantor Inspektorat Kabupaten Banyuwangi,” jelas Ristopo.(*)

LEAVE A REPLY