opikSUARATIMUR (BANYUWANGI) : Beragam cara dilakukan sejumlah artis nasional dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, seperti Opick, pelantun lagu-lagu religi asal Jember, Jawa Timur ini, dengan mengunjungi ASA Rumah Baca di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron, Genteng, Banyuwangi, Selasa (13/12/2016).

Kedatangan Opick, ke ASA Rumah Baca itu, langsung  disambut anak-anak sekolah dasar setempat. Dengan didampingi istri dan guru spritualnya, Opick,  menyapa dan menyaksikan kegiatan anak-anak di taman baca keliling tersebut, sambil memberikan sedikit tausihanya.

Kunjungan singkat, Ayah Opick, sebutan akrabnya, sempat mengejutkan anak-anak yang sedang membaca di ASA Rumah Baca, sehingga mereka tidak menyiak-nyiakan kesempatan langka itu untuk berfoto bersama. Tidak ketinggalan ibu-ibu yang sedang mengantar dan lewat, ikut-ikutan berselfie ria.

Dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini, Opick, sengaja merayakanya dengan cara sederhana karena tergugah dengan adanya taman baca yang di sediakan secara geratis oleh Agus Hariyanto, warga Desa Genteng, Banyuwangi, yang merelakan waktunya untuk membuat taman baca keliling secara gratis.

Menurutnya, sosok Agus Hariyanto ini adalah sosok teladan yang sifatnya patut ditiru, karena mengajarkan kebaikan, seperti yang diajarkan Nabi Muhamad SAW. ‘’Pada saat ini sangat jarang ada sosok seperti beliau yang peduli dengan pendidikan secara geratis,’’ ungkapnya.

Sedang motivasi Agus, terbilang cukup seberhana dengan mendirikan taman baca geratis ini, ia bisa menumbuh kembangkan minat baca di kalangan anak-anak, dimana perpustakaan kelilingnya mangkal,

Apalagi, lanjut pegawai honorer di ruang perpustakaan SMP Negeri 1 Genteng itu, daerah tempat lahirnya memiliki program Banyuwangi Cerdas. ‘’Dengan perpustakaan keliling ini saya bisa ikut berpartisipasi untuk menyukseskan Banyuwangi Cerdas,’’ ujarnya.

Selain mangkal di RTH Maron, dengan sepeda roda tiganya, Agus juga membawa keliling ASA Rumah Bacanya dimana banyak anak-anak bermain, di Musholah, Taman Kanak-Kanak, Pondok Pesantren, tempat wisata dan lain-lain.

 

Eko Suryono

LEAVE A REPLY