golkar

SUARATIMUR (BANYUWANGI) : Partai Golkar Banyuwangi mengusulkan pengurangan kertas dalam pembuatan buku Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) maupun buku Peraturan Daerah (Perda) dan lebih mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas Informasi Teknologi (IT).

Menurut Muhamad Sahlan, S.Sos, MA, Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Banyuwangi, pengurangan pemakaian kertas merupakan salah satu efekifitas dan efisiensi anggaran yang bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang lebih penting.

Dengan memanfaatkan IT, kata politisi asal Glenmore itu, selain lebih hemat juga merupakan bentuk dukungan Golkar terhadap implementasi digital society pemkab Banyuwangi dengan melaksanakan program smart kampung yang mendapatkan pujian dan penghargaan  pemerintah pusat serta diadopsi  kabupaten/kota lain di Indonesia.

Dengan penggunaan IT bagi legislatif dan eksekutif  dalam merancang, menjalankan maupun melakukan kontrol dan pengawasan program pembangunan di Banyuwangi, lanjutnya dapat mengoptimalkan partisipasi aktif semua elemen masyarakat dalam pembangunan di Banyuwangi.
“Dengan memanfaatkan media sosial semua pihak bisa mengakses program yang tengah dibahas dan bisa memberikan kritik/ saran untuk mewujudkan Banyuwangi yang lebih baik,”jelas mantan aktifis HMI itu.

Selanjutnya sebagai partai yang peduli lingkungan, tambah Sahlan, dalam mendukung program kelestarian lingkungan dan program sedekah oksigen yang dilaksanakan Pemkab Banyuwangi, pihaknya mengimbau agar jajaran pengurus dan kader Beringin di semua tingkatan melakukan penanaman pohon di halaman rumah maupun lahan yang ada di lingkungan sekitarnya. (*)

Nurhadi

 

LEAVE A REPLY