Hadiri Sidang, Diponegoro Masih Belum Ditahan

0
30
Diponegoro saat menghadiri sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya

SUARATIMUR.NET (JEMBER) – Sidang lanjutan perkara Kasus dugaan korupsi Askab PSSI Jember Tahun Anggaran 2014-2015, Selasa (9/1) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Akhirnya dihadir terdakwa Diponegoro duduk di kursi pesakitan.

Sidang yang dimulai pada pukul 22.00 wib, dan hanya berlangsung tidak lebih dari 30 menit itu, dalam agenda pembacaan dakwaan, yang di baca oleh Anggota Jaksa Penuntut Umum (JPU) Edy Sudrajat sebanyak 14 halaman.

Sementara menurut Kajari Jember Ponco Hartanto Pada Wartawan, Sidang lanjutan dalam pembacaan dakwaan soadara terdakwa telah hadir dalam persidangan. “Meski sudah beberapa kali dalam persidangan kali kedua terdakwa tidak hadir dan masuk daftar pencarian orang  (DPO), sejak ditetapkan menjadi tersangka.” jelas Ponco Hartanto Rabu (10/1)

Masih kata Kajari Jember asal Solo itu, “Lantaran terdakwa tidak kokoperatif sejak ditetapkan sebagai terangka pada 31 Juli 2017, dilakukan pemanggilan dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 16 Agustus 2017, tersangka tidak pernah mengindahkan, meski sudah di Umum kan di Media sebagai persyaratan pengajuan Sidang In Absensia”, Jelasnya.

Ponco menambahkan, dalam pembacaan dakwaan terdakwa hadir dan mendengarkan yang dibacakan oleh JPU, sedangkan wewenang dalam persidangan sudah wilayah nya majelis hakim perlu tidak nya dilakukan penahanan terhadap terdakwa.

“Harapan kami selaku penuntut umum terdakwa dilakukan penahanan oleh majelis hakim yg menyidangkan perkara terdakwa Diponegoro, untuk memperlancar jalannya persidangan selanjutnya, tapi kembali lagi kewenangan sudah ada di majelis hakim,” ujar Ponco Hartanto

Sementara Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Jember, Asih membenarkan, jaksa penuntut umum telah membacakan dakwaan secara langsung didengar oleh terdakwa Diponegoro.

“Sesuai surat penetapan no 267/pidsus/TPK/2017/ PN. SBY, sidang dilaksanakan pertama pada Selasa 28/11/2017, jpu baru membacakan materi dahwaan untuk terdakwa Diponegoro, yang sebelumnya dinyatakan buron itu, pada Sidang ketiga Selasa (9/1) pukul 22.00 wib,” papar Kasi Pidsus Kejari Jember Asih

Sementara berita sebelumnya Kasus korupsi ini telah mengakibatkan kerugiaan keuangan negara senilai 2,3 milyar hasil audit BPKP Jawa Timur itu, Terdakwa Diponegoro sempat beberapa kali memenuhi pangilan pemeriksaan Kejari Jember sebagai saksi, dalam pemeriksaan lanjutan Diponegoro tidak memenuhi panggilan jaksa dengan alasan sakit.

Dugaan Korupsi di Tubuh organisasi persepak bolaan itu berawal saat sejumlah pengurus klub ataupun pengurus PSSI di Jember melaporkan  ke Kejari Jember. Mereka mempertanyakan tidak adanya transparansi oleh pihak pengurus PSSI. Terutama terhadap penggunaan anggaran dana hibah dari Pemkab Jember yang diduga bermasalah hingga muncul dugaan penggunaan anggaran yang tak sesuai ketentuan.

Pada 2014 dana sebesar Rp 4,3 miliar hibah tidak jelas peruntukannya. Banyak pemilik klub sepak bola yang semestinya mendapat dana tersebut ternyata tidak memperolehnya. Dari penyelidikan awal, Kejari menemukan adanya kerugian negara dan kegiatan fiktif. (*)

LEAVE A REPLY