Irianto, SH ketika menemui warga Pantai Boom
Irianto, SH ketika menemui warga Pantai Boom

SUARATIMUR (BANYUWANGI) : Ratusan warga Pantai Boom Banyuwangi, Jawa Timur, menyambut baik kecepatan DPRD Banyuwangi untuk segera menggelar acara hearing yang mempertemukan semua pihak terkait guna mencari jalan keluar terbaik dalam merelokasi mereka dari kawasan pantai yang merupakan aset milik PT Pelindo III (Persero) Tanjung Wangi, Banyuwangi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, ratusan warga Pantai Boom sempat resah menyusul rencana penggusuran PT Pelindo III Tanjung Wangi dan PT Pelindo Property Indonesia (PPI) yang berencana membangun kawasan Boom Marina Banyuwangi.

Namun warga sedikit lega ketika anggota dewan dari lintas komisi melakukan sidak ke permukiman warga di Pantai Boom, Senin (5/12/2016). Padahal, sebelumnya warga telah mendapat surat peringatan pertama untuk segera mengosongkan lahan milik PT Pelindo III (Persero) Tanjung Wangi Banyuwangi paling lambat Selasa (6/12/2016).

Anggota DPRD Banyuwangi yang turun ke lokasi, akhirnya mendapati bila PT Pelindo III Tanjung Wangi dan PT PPI memang siap untuk secepatnya merelokasi warga Pantai Boom karena lahan yang bakal ditempati warga belum. Bahkan GM PT Pelindo III Tanjung Wangi Banyuwangi, Edy Sulaksono ketika menerima anggota DPRD Banyuwangi, Senin (5/12/2016), menyampaikan bila lahan milik PT KAI di daerah Ketapang masih tahap rencana. Begitu pula dengan surat peringatan pertama yang berbatas waktu paling akhir, Selasa (6/12/2016), hanya bersifat formalitas.

Saknan Ketua RT01/RW01

Karena itu ratusan warga Pantai Boom yang sebagian berpenghasilan rendah sedikit lega dengan angin segar yang diberikan anggota DPRD Banyuwangi, agar PT Pelindo III Tanjung Wangi maupun PT PPI tidak melakukan kegiatan apapun sebelum dewan mempertemukan para pihak dalam acara hearing yang akan digelar, Selasa (13/12/2016).

Dalam hearing itu, rencananya DPRD Banyuwangi akan mempertemukan warga dengan PT Pelindo III Tanjung Wangi, PT PPI, PT KAI, dan Pemkab Banyuwangi. Menurut Irianto, SH, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi, dengan digelarnya acara hearing semua pihak bisa menahan diri sehingga ditemukan jalan keluar terbaik. ‘’Bagaimana relokasi warga Pantai Boom bksa berjalan baik dan manusiawi. Apalagi warga sangat menbdukung keberadaan Boom Marina Banyuwangi, karena warga berharap ada multi efek terhadap kehidupannya,’’ jelasnya.

Sementara itu Saknan, Ketua RT 01/RW 01 Lingkungan Krajan Kelurahan Kampung Mandar, Banyuwangi, Minggu (11/12/2016), berharap dengan adanya hearing tersebut bisa menjembatani aspirasi warganya untuk tidak jauh-jauh dipindahkan dari Pantai Boom. Selain warga tidak ingin kehilangan lapangan kerja, warga juga belum siap lantaran banyak anak-anak yang masih bersekolah di kota. ‘’Begitu pula dengan kondisi sosial ekonominya yang papasan dari memulung, mencari cacing dan kerang, serta menjadi kuli,’’ tegasnya.

Eko Suryono

LEAVE A REPLY