Tiga Saksi Berikan Keterangan Dalam Sidang Kasus Terdakwa Budi Pego

0
47
Samsul Arifin saat bersaksi di PN Banyuwangi

SUARATIMUR.NET (BANYUWANGI); Lanjutan sidang  Budi Pego, terdakwa kasus dugaan penyebaran paham Marxisme Leninisme dan Komunisme kembali digelar di Pengadilan Negeri Banyuwangi Selasa (24/10).

Agenda sidang yang dipimpin oleh ketua majelis hakim  Putu Endru Sonata SH dan didampingi hakim anggota Muswandar SH serta Wayan Suarta SH adalah menghadirkan dan mendengarkan keterangan 3 saksi yakni Camat Pesanggaran, Kasi Trantib kecamatan Pesanggaran dan Samsul Arifin (Wartawan Times Banyuwangi).

Dalam memberikan keterangan, di hadapan JPU, Penasehat hukum terdakwa dan majelis hakim,  saksi Samsul yang akrab dipanggil Bono menjelaskan kronologi pemberitaan yang dibuat terkait kasus pemasangan spanduk dalam demo masyarakat di kantor PT BSI dan kecamatan Pesanggaran beberapa bulan lalu sampai dengan flashdisk video demo terdakwa bersama teman-temannya yang diberikan kepada wakil ketua PC NU Banyuwangi.

Dalam penjelasannya, pria bertubuh subur itu lebih menekankan pada situasi  pasca demo dengan meminta tanggapan Kapolres dan Dandim Banyuwangi terkait tindak lanjut kasus munculnya gambar yang mirip simbol partai yang dilarang oleh pemerintah Indonesia.

Saat dicecar pertanyaan dari mana mendapatkan video kejadian demo yang akhirnya mengakibatkan Budi Pego menjadi terdakwa dalam kasus yang saat ini dalam  proses persidangan di PN Banyuwangi, saksi memberikan dengan singkat dan jelas.

Menurut Achmad Rivai, salah seorang penasehat hukum terdakwa 3 saksi yang dihadirkan dalam persidangan kali ini hanya satu yang ada di lokasi saat kejadian.

Menurut dia sampai detik buktinya masih tidak ada unsur yang masuk menyebarkan paham komunis sesuai dengan yang disangkakan.

Dalam akhir persidangan,ketua majelis hakim  Putu Endru Sonata SH menyatakan sidang terdakwa Budi Pego akan dilanjutkan Selasa mendatang dengan agenda menghadirkan saksi Bintoro yang disebut salah seorang saksi memberikan flashdisk yang berisi video demo yang dilakukan masyarakat.

LEAVE A REPLY