Bupati Faida Cairkan BOSDA Guru Diniyah

0
85

SUARATIMUR (JEMBER) 5000 lebih guru Madrsah Diniyah se Kabupaten Jember, Rabu (30/8/2017) menghadiri acara Silaturrahmi dan Pengukuhan pengurus Forum Kominikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Jember di Balai Serba Guna Kaliwates, yel-yel “Siapa kita ….? Madin Takmiliyah ! Madrasah Diniyah …! Jaya Jaya Allahu Akbar.. !“ menyambutnya kedatangan Bupati perempuan pertama saat memasuki ruangan

Bupati di kesempatan ini, kembali menegaskan komitmen serius dan konsistensi Pemerintah Kabupaten Jember di bidang pendidikan untuk terus membangun generasi yang berkualitas, dan melahirkan generasi yang Qurani di Kabupaten Jember.

Di hadapan 5.000 –an guru madin yang hadir, Bupati dr Hj Faida, MMR, dalam realisasi 22 janji kerjanya, salah satunya memberikan bantuan kepada guru madrasah diniyah yang selama ini dikaver oleh Pemerintah Provinsi selama 6 bulan.

Di tahun 2017 ini, Pemerintah Kabupaten Jember akan segera mencairkan bantuan bagi guru madin pada 6 bulan sisanya, sehingga genap menjadi 12 bulan (satu tahun). Direncanakan bulan depan bantuan BOS untuk madin dicairkan melalui Dinas Pendidikan.

Secara rinci berdasarkan data dari Dinas Pendidikan untuk santri/warga belajar/siswa Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula paket A, dan paket A Pondok Pesantren senilai Rp 15.000 per siswa.

Untuk santri/warga belajar/siswa Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustho paket B dan paket B pondok pesantren sebesar Rp 25.000 per siswa. Tidak hanya itu, guru swasta SD/MI/SDLB/SB/Salafiyah Ula/SMP/MTs/SMPLB/Salafiyah Wustho swasta dan guru SMP satu atap/MTs satu atap, mendapatkan bantuan Rp 300 ribu tiap guru per bulan.

Bupati Jember dr Hj Faidah, MMR, didampingi Wakil Bupati Jember Drs KH Abd Muqit Arif, Ketua FKDT Jawa Timur Satuham Akbar, meminta kepada FKDT Kabupaten yang baru dilantik dan dikukuhkan untuk menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Jember dalam mengawal dan melahirkan generasi – generasi yang qurani.

“Karena tidak ada generasi yang berkualitas, kecuali generasi yang Qurani,” ujar Bupati Faida.

Dari 5.000 guru madin yang hadir, Bupati Faida, sempat mengajak kepada seluruh yang hadir untuk terus menjaga persaudaraan, dan tidak lagi membeda bedakan masalah politik dengan mengutip pesan dari mantan Presiden RI KH Abdurrahman Wahid, yang mengatakan tidak ada yang lebih penting dari yang penting kecuali urusan kemanusiaan.

Ketua FKDT Jawa Timur, Satuham Akbar, mengapresiasi bantuan Bupati Jember dr Hj Faida, MMR, terhadap para guru madin dan lembaga madin dan mengucapkan terima kasih karena para guru madin ini adalah para pejuang dalam pembangunan sumber daya manusia berkualitas di negara ini. Bahkan Satuham, meminta agar kebijakan Pemerintah Kabupaten Jember terhadap guru madin tetap dipertahankan secantik wajah dari Bupati Jember Faida.”Semoga kebijakan Bupati terus secantik orangnya,” tuturnya.(*)

LEAVE A REPLY