DPRD Banyuwangi Pastikan Insentif GTT K2 Naik

0
31
Joni Subagiyo, wakil ketua DPRD kabupaten Banyuwangi

SUARATIMUR.NET (BANYUWANGI); Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Banyuwangi berupaya memastikan insentif Guru Tidak Tetap (GTT) yang masuk Kategori (K2) di Banyuwangi bakal naik dari Rp.300 ribu menjadi Rp.750 ribu, yang dialokasikan dalam APBD kabupaten Banyuwangi Tahun Anggaran 2018 mendatang.

Hal tersebut terungkap dari hasil pertemuan anggota dewan lintas komisi dengan ratusan GTT K 2 di ruang khusus DPRD Banyuwangi Rabu (22/11) siang.

Agenda utama pertemuan yang dipimpin oleh Joni Subagiyo, salah seorang wakil ketua DPRD Banyuwangi itu, ratusan guru GTT K2 melakukan audiensi dengan perwakilan anggota dewan dari fraksi PKB dan PDI Perjuangan untuk mempertanyakan kepastian kenaikan insentif yang pernah dibahas dewan dengan tim anggaran eksekutif beberapa waktu lalu.

Pria yang saat ini menjadi ketua DPC PKB itu menuturkan, honor GTT K2 di wilayah Banyuwangi yang jumlahnya 2.700 orang , selama ini hanya sebesar Rp 300 ribu perbulan.

Dalam Rancangan APBD 2018, imbuhnya untuk menambah insentif GTT dialokasikan anggaran 63 milyar dan tiap orang mendapatkan honor Rp. 750 ribu perbulan.

Upaya menaikkan insentif GTT ini, hasil kesepakatan antara badan anggaran dewan perwakilan dengan eksekutif yang dalam hal ini adalah dinas pendidikan.

Konsekwensi pengalokasian anggaran untuk menambah kesejahteraan GTT tersebut, lanjut dia dilakukan dengan memangkas sejumlah kegiatan pada berbagai satuan kerja  yang ada di pemkab Banyuwangi.

Dalam pembahasan badan anggaran dan eksekutif sebelumnya sempat terjadi tarik ulur, mengingat beberapa satuan kerja juga menginginkan alokasi anggarannya ditambah. Namun postur APBD kabupaten Banyuwangi tahun 2018 mengalami defisit.

 Dari hasil pertemuan antara anggota dewan dengan perwakilan guru GTT tersebut, Joni Subagyo menegaskan jika kenaikan insentif guru K 2 itu  bakal terealisasi di tahun anggaran 2018 mendatang. Keputusan yang diambil dewan, salah satu pertimbanganya adalah minimnya kesejahteraan guru k2 di Banyuwangi dibandingkan dengan beban tanggung jawab yang dilaksanakan oleh guru dalam mencerdaskan anak bangsa.

LEAVE A REPLY