Bapemperda Lakukan Sinkronisasi Prolegda 2018

0
36
Ruliyono, Ketua Bapemperda DPRD kabupaten Banyuw

SUARATIMUR.NET (BANYUWANGI); Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD kabupaten Banyuwangi terus melakukan sinkronisasi Program Legislasi Daerah (Prolegda) tahun 2018. Seperti yang dilakukan di ruang rapat Komisi 4 DPRD Banyuwangi Kamis (19/10) siang.

Ruliyono, Ketua Bapemperda DPRD Banyuwangi menyatakan saat ini pihaknya sudah mengusulkan delapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif dan masih ada kemungkinan bertambah karena ada beberapa usulan belum dibahas sebab inisiatornya masih ada tugas d luar kota.”Jumat (20/10) kami berikan kesempatan mereka untuk menyampaikan usulan untuk dibahas bersama. Namun finalnya akan diputuskan dalam rapat paripurna internal dewan yang akan digelar secepatnya,”ujarnya.

Setelah diputuskan dalam paripurna internal, lanjut Ruli maka Raperda inisiatif dewan akan dipadukan dengan usulan eksekutif untuk ditetapkan sebagai Prolegda tahun 2018 kabupaten Banyuwangi dalam Rapat Paripurna DPRD kabupaten Banyuwangi.

Sementara, Hagni Ngesti Sri Rejeki, Kabag Hukum Pemkab Banyuwangi menuturkan hingga akhir Desember 2017 perkiraan Raperda yang  bisa disahkan  sebanyak 24 Raperda atau 78 persen dari 33 Raperda.

Dalam Prolegda tahun 2018, lanjut Hagni,  eksekutif mengusulkan 9 Raperda antara lain Raperda yang dinilai urgen seperti; Rencana  Tata Ruang Kawasan Strategis  Bandar Udara Blimbingsari, Rencana  Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Rogojampi   dan RDTR Kota Kabat.

“Kemudian kita memang masukkan beberapa Raperda menindaklanjuti instruksi Mendagri terkait pencabutan Ijin HO dan rekomendasi dari BPK menyangkut penyertaan modal kepada PDAM. Itu yang diusulkan eksekutif dalam Prolegda 2018,”jelas Hagni.

LEAVE A REPLY