Fokus Kembangkan Pariwisata

0
26
Suyanto-Waspo-Tondo-W.-Kepala-Bappeda-Banyuwangi

SUARATIMUR.NET (BANYUWANGI)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi pada tahun 2018 tetap fokus membangun dan mengembangkan sektor Pariwisata sebagai program unggulan.

Menurut Suyanto Waspo Tondo Wicaksono, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kabupaten Banyuwangi, tahun 2018 pembangunan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Pertanian dan infrastruktur jalan juga dilakukan dalam menunjang pembangunan dan pengembangan sektor pariwisata di Banyuwangi.

“Pengembangan UMKM, Pertanian maupun pembangunan infrastruktur diharapkan mampu menunjang sektor pariwisata Banyuwangi,”ujarnya.

Pejabat yang akrab disapa Yayan itu menambahkan tahun depan Pemkab Banyuwangi akan mengenalkan 21 destinasi wisata baru yang dikembangkan oleh Dinas Pariwisata Banyuwangi.

Suyanto-Waspo-TW-Kepala-Bappeda-Banyuwangi
Suyanto-Waspo-TW-Kepala-Bappeda-Banyuwangi

Alumni SMA Negeri 1 Ponorogo menambahkan destinasi yang dikenalkan kepada wisatawan yang datang ke Banyuwangi dan masyarakat luas antara lain; tempat-tempat selfi yang di Wilayah Gombengsari (kecamatan Kalipuro), Dam Gembleng di Kecamatan Rogojampi, Area persawahan di desa Karangbendo dan lain sebagainya.

Sedangkan pembangunan infrastruktur jalan, lanjut dia juga dilakukan untuk mendukung program pariwisata baik dalam menyukseskan gelaran lomba balap sepeda International Tour De Banyuwangi Ijen (ITdBI) dan fasilitas jalan untuk menuju destinasi wisata yang ada di ujung timur pulau Jawa ini.

Dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang pariwisata, menurut Doktor Ilmu Politik tersebut, Pemkab Banyuwangi menyiapkan alokasi dana bagi pembinaan dan peningkatan kapasitas pelaku wisata di Dinas Pariwisata dengan prosedur dan rekening anggaran yang lebih fleksibel.

Ayah dua putri itu mencontohkan apabila kecamatan Licin ingin menjadi Guide dengan bekal surat pengantar dari pihak desa masyarakat desa tersebut dapat mengikuti program pendidikan dan pelatihan pemandu wisata yang digelar oleh Dispar.

Contoh yang lain, imbuh dia apabila warga asyarakat sekitar Pulau Merah ingin membuka usaha dormitory, cukup dengan bekal surat dari desa dan kecamatan Pesanggaran warga tersebut bisa diikutsertakan dalam program pendidikan dan pelatihan pengelolaan dormitoriy yang dilakukan oleh Dispar Banyuwangi.

Sedangkan untuk pembangunan dan pengembangan dormitory, pejabat murah senyum itu menambahkan dalam tahun ini pembangunan Terminal Wisata Terpadu ditargetkan tuntas.”Direncanakan tahun depan bangunan tersebut sudah bisa dioperasikan untuk mendukung pembangunan dan pengembangan bidang pariwisata Banyuwangi,”ujar Yayan mengakhiri perbincangan.(nur-ek)

LEAVE A REPLY