Program RBU Jadi Rujukan Kabupaten dan Kota di Jawa timur

0
8
Camat Srono Gatot Suyono bersama istri saat Meninjau Rumah Belajar Usaha (RBU) di halaman Kantor Kecamatan Srono

suaratimur.net (BANYUWANGI);

Inovasi program Rumah Belajar Usaha (RBU) yang dilakukan olehGatot Suyono, Camat Srono mendapatkan apresiasi dan menjadi rujukan kabupaten/kota di Jawa Timur untuk belajar ke Banyuwangi.

Camat Srono Gatot Suyono bersama istri saat Meninjau Rumah Belajar Usaha (RBU) di halaman Kantor Kecamatan Srono
Camat Srono Gatot Suyono bersama istri saat Meninjau Rumah Belajar Usaha (RBU) di halaman Kantor Kecamatan Srono

Menurut Camat berkumis itu, saat ini program RBU sudah dilaksanakan untuk angkatan ke 10. Dimana dalam satu angkatan melibatkan 4 ibu-ibu rumah tangga yang berasal dari desa-desa yang ada di wilayah Srono.

“Sebelum menjajakan dagangan di RBU, para peserta sebelumnya mendapatkan pendidikan dan pelatihan yang diberikan oleh Ibu penggerak PKK terkait jenis/menu makanan, cara penyajian, managemen keuangan yang sederhana,”ujarnya.

Setelah satu bulan mengikuti pelatihan di RBU, lanjut Camat yang tinggal di Perumahan Kebalenan Baru itu, peserta diminta mengembalikan modal usahanya. Sedangkan laba yang mereka peroleh diberikan untuk modal usaha di desa. Apabila kurang dibantu dengan Dana Desa (DD).

Apabila ibu-ibu rumah tangga yang selesai mengikuti program RBU kesulitan modal usaha untuk pengembangan usahanya mereka bisa mengajukan pinjaman melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) desa setempat.

Menurut Gatot program RBU di tingkat kecamatan ditindaklanjuti beberapa desa untuk melaksanakan program sejenis antara lain; Desa Kebaman Bagorejo dan Desa Rejoagung.

Sementara wilayah yang melakukan persiapan yakni Desa Parijatah Kulon dan Desa Sukamaju.

Upaya pengentasan kemiskinan model Camat Srono tersebut sudah dipresentasikan di pemerintah Provinsi Jawa Timur dan dinilai bagus. Bahkan Pemerintah Kabupatenbupaten Situbondo dan Tuban akan belajar ke kecamatan Srono dalam waktu dekat ini.(nur-ek)

LEAVE A REPLY