Akhiri Tahun Lapas Banyuwangi Adakan Pengajian dan Pentas Seni

0
28

img-20180101-wa0021SUARATIMUR (BANYUWANGI) –  Beragam cara dilakukan warga masyarakat dalam merayakan akhir tahun, tidak terkecuali warga yang sedang berada di dalam Lapas IIB Banyuwangi. Selain menggelar acara pengajian yang dimulai sejak Minggu (31/12/2017), setelah menjalankan Sholat Subuh berjamaah hingga Sholat Isya, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas IIB Banyuwangi juga menggelar pentas seni di malam tahun baru.

Sejak Subuh lantunan ayat suci Al Qur’an sudah menggema di lingkungan Lapas IIB Banyuwangi. Kegiatan ini merupakan wujud dari warga WBP dalam menyongsong pergantian tahun 2017. Mereka berkumpul di Masjid At Taubah dan secara bergantian membaca Al Qur’an agar memasuki tahun baru 2018, mendapat berkah sehingga mereka bisa diberikan kesabaran, keselamatan serta mampu mengambil hikmah mengapa mereka berada di Lapas IIB Banyuwangi.

Setelah Sholat Isya, giliran mereka menuju ke aula yang ada untuk berkumpul bersama. Kali ini bukan untuk mengaji, tetapi untuk menyaksikan pentas seni yang sengaja digelar Lapas IIB Banyuwangi dalam rangka mencari bakat seni.

Selain itu kesempatan malam pergantian tahun ini, dimanfaatkan bagi Band Kapok Lapas IIB Banyuwangi untuk terus mematang kekompakan mereka. Pasalnya, setelah kelompok musik kendang kempul Banyuwangi ini terbentuk dari potensi WBP Lapas IIB Banyuwangi, selain telah mampu melaunching sebuah album, Band Kapok juga mulai mendapat kesempatan tampil di depan publik, terutama bagi instansi pemerintah yang mengundang untuk mentas.

Kepala Lapas Kelas IIB Banyuwangi, Ketut Akbar Herry Achjar, Bc.IP, SH, MH kepada SUARATIMUT.NET, Minggu (31/12/2017), kegiatan yang dilakukan WBP menjelang pergantian tahun ini merupakan upayanya memberi kesempatan kepada WBP menikmati suasana yang dirasakan warga masyarakat yang di luar.

‘’Kami awali dengan acara pengajian yang berlangsung dari pagi hingga malam hari. Kemudian serangkaian kegiatan diakhiri dengan acara pentas seni,’’ ujarnya.

 Dalam acara pentas seni itu, lanjut Akbar, pihaknya memanfaatkannya untuk mencari bakat seni diantara WBP yang ada. Hal ini dilakukan agar adanya kesinambungan Band Kapok yang sudah melaunching sebuah albun. (*)

 

LEAVE A REPLY