Asah Talenta Atlit Pemula

0
17
Joko Triadni Adi Prasetyawan-Penggagas ide berdirinya IPO Kabupaten Banyuwangi

SUARATIMUR.NET (BANYUWANGI);

Pada dasarnya Instruktur Profesional Olahraga dan Kepanduan (IPO) lahir untuk memback up pembinaan dan peningkatan prestasi cabang olahraga khususnya di kelompok pemula dan usia dini di Indonesia Umumnya dan di  Banyuwangi secara khusus.

Menurut Joko Triadni Adi Prasetyawan, Penggagas ide berdirinya IPO kabupaten Banyuwangi sebagai wadah pembinaan olahraga independen, organisasi yang dirintis merupakan jawaban bagi orang tua yang sementara kebingungan mencari wadah untuk latihan bagi putra-putri mereka.

Salah seorang wasit Karate Internasional asal kota Gandrung itu menambahkan untuk tahap awal bersama tim melakukan pembinaan bagi tiga cabang olahraga yakni, renang, atletik dan karate.”Kami hadir bukan sebagai pesaing bagi pengurus olahraga di Banyuwangi. Justru kami membantu atau menjadi tandem bagi Koni dan pengurus cabang olahraga untuk memberikan pelatihan teknik dasar yang benar bagi atlit pemula dan usia dini,”jelasnya.

Guru olahraga SMKN 1 Banyuwangi tersebut menambahkan hasil latihan dasar yang dikemas dengan cara yang profesional dan menarik akan dievaluasi secara berkala.

Apabila ada talenta muda yang terpantau sejak dini maka untuk untuk kelanjutan pembinaan dan peningkatan prestasinya diserahkan bagi pengurus cabang olahraga yang berminat, imbuhnya.

Namun pria asli Banyuwangi itu menyadari pola pembinaan model yang dilakukan belum banyak diketahui oleh masyarakat sehingga memunculkan pengertian dan pemahaman yang bias bagi orang yang belum mengetahui dan memahami.

“Sebenarnya sejak awal kami sudah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga dan beberapa instansi terkait lain sebelum melakukan lounching IPO beberapa waktu lalu di Banyuwangi,”jelasnya.

Joko menambahkan sejak awal sebenarnya ingin memberikan penjelasan yang utuh dan lengkap apa dan bagaimana operasional IPO di hadapan Dispora, pengurus Koni dan semua pengurus cabang olahraga di Banyuwangi sehingga pembinaan olahraga usia dini dan bibit potensial olahraga Banyuwangi bisa terasah dan terlatih sejak awal.

payung-hukum-ipo-banyuwangi

Pengelola salah satu sekolah Karate di Banyuwangi tersebut kembali menegaskan kehadiran IPO bukan sebagai pesaing Koni dan Pengurus Cabang olahraga dalam membina dan meningkatkan prestasi olahraga, namun justru menjadi mitra atau tandem untuk menjaring bibit-bibit potensial dan atlit usia dini di Banyuwangi di semua cabang olahraga.

Apabila ada warga masyarakat atau pihak-pihak yang keberatan maupun komplain terhadap Medel pembinaan olahraga yang dilakukan IPO, Joko mempersilahkan untuk melakukan gugatan hukum sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku di Indonesia. (nur-ek)

LEAVE A REPLY