Bripka Beni Amankan Daerah Pedalaman dan Pinggiran Banyuwangi

0
53

pospamSUARATIMUR (BANYUWANGI) : Tidak semua orang bisa menikmati masa liburan akhir tahun. Paling tidak itu dirasakan personil Polres Banyuwangi, Jawa Timur. Apalagi harus mensukseskan Operasi Lilin Semeru  2016, yang dimulai sejak 23 Desember 2016 hingga 2 Januari 2017 mendatang, sejumlah personil harus keluar masuk perkebunan dan hutan. Seperti yang dijalani Bripka Beni  Maret Dwianto, anggota Polsek Pesanggaran, bersama dua rekan lainnya..

Bintara asal Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo itu diberi tugas ngepam di Pantai Rajegwesi di Dusun Krajan, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran. Sejak 2011 lalu, dia memang bertugas di Pos Polisi Sarongan yang berjarak kurang lebih 15 kilometer bersama dua koleganya, Aiptu Dwijowiyoto (Kepala Pos Polisi) dan Bripka Muhammad Nurkholis (anggota pos).

Tugas pengamanan tersebut membutuhkan perjuangan tinggi. Jarak antara Desa Temurejo dengan Desa Sarongan kurang lebih 45 kilometer. Jalanan yang dilintasi tidak selamanya mulus aspal hotmik. Disamping medan terjal berbatu,  Bripka Beni untuk menuju lokasi tugasnya, juga tak ramai permukiman penduduk, melainkan hutan Perhutani dan areal perkebunan milik PTPN XII.

Sesuai jadwal, bintara polisi yang pernah menjadi penyidik di Polsek Pesanggaran itu bertugas di Pos Polisi Sarongan tiga hari sekali. Tugas itu dilakoni secara bergantian dengan dua koleganya yang lain. Masing-masing personil yang berjumlah tiga orang wajib menjaga pos selama 24 jam tiap kali dinas.

Selama Operasi Lilin Semeru 2016, Bripka Beni dan kawan-kawan punya tugas tambahan. Selain bertugas di Pos Polisi juga mengamankan area lokasi wisata yang secara administrasi pemerintahan masuk Desa Sarongan. Lokasi wisata itu adalah Pantai Rajegwesi dan Pantai Teluk Ijo. Bahkan ketiganya sampai menembus Pantai Sukamade yang ada di kedalaman hutan belantara Taman Nasional Meru Betiri (TNMB).

“Sekali tugas pasti persiapan pakaian ganti karena menginap. Lagipula jarak rumah dengan lokasi tugas sangat jauh,” ungkapnya, Rabu (28/12/2016).

Seperti Pantai Rajegwesi, Pantai Teluk Ijo dan Sukamade juga masuk wilayah TNMB. Dibutuhkan kendaraan khusus dalam melakukan patroli pengamanan, apalagi sekelas Operasi Lilin Semeru 2016 yang menjadi atensi Polda Jatim.  Karena itu, Bripka Beni, sengaja membeli sepeda motor jenis trail agar mudah melintas batas menyusuri hutan yang bermedan terjal serta licin kala hujan.

“Pengamanan Operasi Lilin Semeru 2016 secara rutin kita lakukan di Pantai Rajegwesi dan Teluk Ijo. Untuk Rajegwesi bisa dibilang dekat perkampungan warga. Jarak lokasi dari Pos Polisi Sarongan hanya 3 kilometer. Lha yang Teluk Ijo ini cukup jauh, kurang lebih 15 kilometer dengan kondisi jalan tanah berbatu khas hutan,” kisah Bripka Beni.

Selama libur panjang Natal, Pantai Rajegwesi banyak dikunjungi wisatawan dari luar kota. Tercatat 900 pengunjung menikmati keindahan pantai di ujung selatan sisi barat Kabupaten Banyuwangi tersebut. Angka itu diperkirakan bakal meningkat saat libur Tahun Baru 2017.

“Pos pengamanan secara permanen memang tidak ada. Karena pospam ditetapkan di Pulau Merah Desa Sumberagung. Tapi tugas pengamanan di Rajegwesi maupun Teluk Ijo tetap kita lakukan. Mengingat pesisir selatan Sarongan menjadi salah satu area yang disinggahi penyu untuk bertelur,” ujarnya.

Tugas jauh dan melelahkan itu memang berfungsi ganda. Satu sisi harus memberi rasa aman dan nyaman warga yang merayakan liburan akhir tahun di kawasan pedalaman, sisi yang lain tetap harus mengawasi para pemburu yang hendak beraksi jahil di TNMB, baik yang mencuri satwa maupun telur penyu.

Nurhadi

LEAVE A REPLY