Bu Untung Yang Kurang Beruntung

0
98
bu-untung1
Bu Untung

SUARATIMUR (BANYUWANGI) : Bu Untung, sosok wanita yang berusia sekitar 60 tahun saat ini tinggal di kawasan sekitar Taman Makam Pahlawan (TMP) Angkatan Laut (AL) pantai Boom Banyuwangi merupakan salah seorang korban dugaan tindakan sewenang-wenang dan pembodohan PT Pelindo Properti Indonesia (PT PPI) yang sebelumnya menempati Pulau Tikus bersama dengan 12 warga lain.

Pada waktu itu, agar warga yang tinggal di pulau yang kini dirubah menjadi Pulau Gili Wangi tersebut mau pindah, PT PPI menjanjikan akan memberikan uang kerohiman sebesar Rp. 3 juta kepada Bu Untung bersama warga Pulau Tikus yang lain. Namun kenyataan Bu Untung mengaku hanya menerima uang sebesar Rp 300 ribu saja.

Dalam pertemuan Warga Pantai Boom dengan Fahrurozy, SH dan Julisetyo Puji Rahayu, S. Sos, SH, MH lawyer yang siap mendampingi warga, Wanita renta yang hanya mengecap pendidikan Sekolah Dasar yang kehidupanya kurang beruntung seperti nama panggilan akrabnya,  mengungkapkan keinginan dan harapan untuk tetap tinggal di kawasan Pantai Boom yang sudah puluhan tahun menjadi tempat tinggal dan mencari penghidupannya.

Menjelang seribu hari peringatan meninggalnya suami tercinta, wanita yang setiap hari mencari tiram dan cacing itu merasa tidak tenang menjalani hari-harinya karena PT Pelindo III Tanjung Wangi Banyuwangi bersama dengan PT PPI sudah mengirimkan Surat Peringatan (SP) Ketiga kepada warga Pantai Boom, termasuk dirinya untuk secepatnya mengosongkan lahan.

Dalam surat yang ditanda tangani Edi Sulaksono, General Manager PT Pelindo III (Persero) Cabang Tanjung Wangi Banyuwangi dan Prasetyo (Direktur Utama  PT Pelindo Properti Indonesia) isinya antara lain; Bagi Warga di Kawasan Pelabuhan Boom Banyuwangi yang belum mengisi Surat Pernyataan diberi kesempatan terakhir sampai dengan tanggal 08 Januari 2017.

Kemudian apabila tidak menyerahkan Surat Pernyataan dan diberikan kepada Petugas di kantor Perwakilan PT PPI Banyuwangi sampai batas tersebut di atas maka tidak akan diberikan bantuan apapun, seperti yang dijanjikan dalam Surat Peringatan Kedua. Selanjutnya PT PPI Banyuwangi akan melakukan penertiban dan pembongkaran sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan lebih lanjut khususnya bagi warga yang tidak menyerahkan Surat Pernyataan.

Dijumpai SUARATIMUR di rumahnya Sabtu (14/01/2017), Bu Untung mengungkapkan keinginannya untuk tetap tinggal di lokasi yang ditempati saat ini.”Ini tadi habis mencari tiram dan cacing yang hasilnya tidak seberapa Pak. Saya berharap bisa tinggal di kawasan Pantai Boom biar gampang untuk kerja,”ujar Bu Untung dengan penuh harap.(nur/ekos)

LEAVE A REPLY