Bupati Anas Masuk 10 Besar Bupati Teladan

0
125

Pewarta : Nurhadi

SUARATIMUR(BANYUWANGI) :  Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas masuk dalam jajaran kepala daerah teladan pilihan Majalah Tempo. Anas terpilih bersama 9 kepala daerah lainnya dari seluruh Indonesia. Penghargaan diberikan pada acara Malam Apresiasi Kepala Daerah Pilihan Tempo di Jakarta, Jumat malam (3/3).

Direktur Utama Tempo Media Group Toriq Hadad mengatakan, penghargaan penghargaan yang diberikan dengan standard cukup tinggi, sehingga keluar nama 10 kepala daerah dari sekitar 500 bupati/walikota seluruh Indonesia.”Kami berharap, apresiasi ini menambah semangat para kepala daerah unik semakin membangun daerahnya masing-masing ke arah yang kian baik,” ujar Toriq.

Pemimpin Redaksi Majalah Tempo Arif Zulkifli menambahkan, Tempo mulai memilih kepala daerah teladan sejak 2008. Pemberian penghargaan digelar 3-4 tahun sekali.  Proses pemilihan dilakukan dengan cukup ketat melalui pertimbangan banyak pihak, mulai dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Komite Pemantau Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Pelibatan banyak pihak  untuk memverifikasi salah satunya dimaksudkan agar  kepala daerah yang bersangkutan benar berkinerja baik dan tidak mempunyai masalah hukum, terutama yang berkaitan dengan penyelewengan keuangan. “Semoga para kepala daerah bisa konsisten untuk terus menebar manfaat bagi masyarakat,” ujar Arif.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berterima kasih atas penghargaan yang dianugerahkan oleh salah satu majalah nasional tersebut. “Penghargaan bukan tujuan dari proses inovasi yang kami lakukan di daerah. Tapi ini bisa menjadi pelecut dan pengingat untuk berupaya konsisten,”  ujar Anas.

Anas menggarisbawahi bahwa penghargaan ini bukan untuk dirinya, tapi untuk jajaran masyarakat dan birokrasi di Banyuwangi. “Di Banyuwangi, lebih penting ada super team daripada super man. Dengan super team, inovasi dan perbaikan-perbaikan bisa langgeng siapapun yang jadi kepala daerah,” tegas Kang Anas. (*)

 

LEAVE A REPLY