Dua Minggu, Petugas Lapas Banyuwangi Amankan 150 HP

0
31

2SUARATIMUR (BANYUWANGI) – Guna memperketat penggunaan handphone seluller  di lingkungan Lapas IIB Banyuwangi, mengintensifkan razia HP. Tidak tanggung-tanggung dalam kurun waktu dua minggu sebanyak 150 buah HP berhasil disita dari tangan penghuni lapas tersebut. Selain itu, sebanyak 15 penghuni harus merasakan sanksi masuk sel tikus.

Kepala Lapas IIB Banyuwangi, Ketut Akbar Herry Achyar, Bc.IP, SH, MH, kepada wartawan, Sabtu (23/12) malam, mengungkapkan sejak kedatangannya satu bulan lalu, pihaknya telah melakukan gebrakan dengan melakukan test urine dan razia HP di seluruh sel yang ada.

‘’Ternyata hasilnya sangat fantastis. Dalam dua minggu kami menggerosok penghuni yang aada, kami dapat menyita 150 HP,’’ jelas Akbar.

Menurut Akbar, pihaknya menaruh perhatian serius terhadap HP karena alat komunikasi ini diduga kuat sebagai sarana peredaran narkoba yang dikendalikan napi narkoba dari dalam lapas.

Karena itu, tambah Akbar, pihaknya tidak pandang bulu terhadap penggunaan HP di dalam lapas. ‘’Bahkan beberapa hari lalu ada seorang tokoh agama yang harus kami masukan sel tikus karena kedapatan menggunakan HP,’’ tegasnya.

Diakui, merazia HP penghuni lapas tidak semudah membalik telapak tangan, karena lebih pandai penghuni yang ada.

‘’Karena itu langkah awal kami mengajak omong ketua sel dulu agar ada kesadaran dari penghuni lapas untuk menyerahkan Hpnya. Jika mereka menyerahkan secara sukarela, kami tidak memberi hukuman, Berbeda jika mereka berbohong dan tertangkap basah, maka sebelum masuk sel tikus mereka mendapat hukuman yang terukur dari rekan-rekan satu selnya,’’ paparnya.

Berbagai upaya memperketat pengawasan terus dilakukan petugas Lapas IIB Banyuwangi. Selain  dilengkapi Scenner 3 D, Lapas IIB Banyuwangi juga dilengkapi Closed Circuit Television (CCTV) dengan 16 kamera canggih yang merupakan batuan dari i Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan Pusat Kemenkum HAM. (*)

LEAVE A REPLY