Gelaran ITdBI 2017 Kenalkan Budaya Santri

0
22

yd9a4878SUARATIMUR.NET(BANYUWANGI) – Gelaran lomba balap sepeda International Tour De Banyuwangi Ijen (ITdBI) selalu menawarkan hal baru bagi para peserta maupun masyarakat. Tahun 2017 ini penyelenggara dalam salah satu etape mengenalkan budaya santri yang tumbuh dan berkembang di wilayah Banyuwangi.

Menurut Wawan Yadmadi, even balap sepeda yang dihelat tahun ini dibagi dalam 4 etape, salah satu startnya dijadwalkan akan dilaksanakan di kawasan Pondok Pesantren (Ponpes) Blokagung.

Panitia penyelenggara dalam momen tersebut mencoba mengenalkan Banyuwangi juga memiliki budaya pesantren yang kuat meskipun mengembangkan bidang pariwisata dalam beberapa tahun terakhir.

“Sebelum start saat melakukan regsitrasi semua peserta, panitia pelaksana para tamu undangan dan masyarakat yang menyaksikan ITdBI di tempat tersebut wajib mengenakan sarung dan kopiah. Mungkin ini baru pertama di dunia ajang balap sepeda semua yang terlibat mengenakan sarung dan kopiah ko,”jelas Wawan.

Sebagai upaya meningkatkan mutu dan kualitas pelaksanaan lomba, lanjut Wawan pihaknya berupaya membranding hal baru yang berbeda dengan gelaran sebelumnya. Hal yang sudah baik berupaya dipertahankan dan ditingkatkan. Sementara sesuatu yang kurang berusaha diperbaiki dan disempurnakan.

Menurut Wawan untuk tampilan berbagai macam seni budaya yang dimainkan oleh masyarakat di sepanjang rute ITdBI tetap akan ditampilkan seperti tahun-tahun sebelumnya.(*)

Nurhadi/*ONO

 

LEAVE A REPLY