KONI Banyuwangi Akan Turun Pantau Realisasi Aktivitas Atlet

0
24
Wakil Ketua Umum II KONI Banyuwangi, Budi Wijayanto
Wakil Ketua Umum II KONI Banyuwangi, Budi Wijayanto

SUARATIMUR.NET(BANYUWANGI) – KONI Kabupaten Banyuwangi akhirnya mulai menggeliat untuk mengevaluasi program kerja cabor yang ada di bawah wewenangnya. Rencananya pada pertengahan September depan, bidang pembinaan prestasi (BINPRES) KONI Banyuwangi akan turun untuk melihat aktivitas pembinaan cabor sesuai dengan rencana kegiatan tahunan.

Wakil Ketua Umum II KONI Banyuwangi, Budi Wijayanto, Senin (28/08/2017),  mengatakan jika dari awal kepengurusan KONI sebenarnya program ini sudah sempat digagas. Namun sempat terhenti karena ada beberapa kendala. Karena itu di tahun  kedua ini, pengurus KONI ingin lebih serius dengan memantau kegiatan cabor-cabor.

Selain untuk tetap menjaga tren positif pembinaan atlet, langkah peninjauan ke cabor-cabor tersebut juga guna memastikan anggaran pembinaan cabor terserap sesuai dengan peruntukannya.

“Nanti akan kita susun dulu rencananya. Karena dari 30 cabor ini, wilayahnya tersebar di seluruh Kabupaten Banyuwangi. Kita target minimal dalam seminggu ada dua cabor yang kita datangi,” ujar pria yang juga menjadi ketua cabor panahan itu.

Rapat Koordinasi Pengurus KONI Banyuwangi
Rapat Koordinasi Pengurus KONI Banyuwangi

Target yang akan didatangi oleh tim Binpres KONI, kata Budi demikian panggilan akrabnya, adalah tempat pemusatan latihan cabor, secretariat cabor, fasilitas cabor, aktivitas latihan cabor dan eksistensi klub-klub anggota cabor. Iapun berharap dengan adanya peninjauan itu cabor bisa bekerja sama dan menunjukkan jika memang mereka melakukan pembinaan atlet dan prestasi untuk memajukan olahraga di Banyuwangi.

                Sementara Sekretaris KONI Banyuwangi, Mukayin, di tempat terpisah menambahkan, nantinya hasil dari tinjauan KONI akan diselaraskan dengan presentasi program tahunan yang dilaksanakan cabor. Sehingga nanti akan terlihat mana cabor yang benar-benar serius dan tidak. “Kita harap Bulan November sudah selesai. Jadi KONI nanti akan punya dokumentasi dan catatan sendiri. Ini juga upaya kita menyampaikan ke Pemerintah jika cabor serius membina para atlet,” tandasnya. (*)

Eko Suryono

LEAVE A REPLY