Pasutri di Songgon Tewas Tertimpa Tembok Pondasi

0
11
Anak korban yang berusia 6 tahun dalam dekapan warga setelah lolos dari maut yang telah merenggut kedua orang tuanya
Anak korban yang berusia 6 tahun dalam dekapan warga setelah lolos dari maut yang telah merenggut kedua orang tuanya

SUARATIMUR.NET (BANYUWANGI) – Sumiran (55) dan Salamah (43), pasangan suami istri yang tinggal di Dusun Sambungrejo RT 02 RW 03, Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, Minggu (04/02/2018), ditemukan meninggal dunia usai rumahnya rata dengan tanah akibat tertimpa tembok pondasi setinggi 4 meter.

Musibah yang berlangsung sekitar Pukul 02:30 WIB itu terjadi karena wilayah setempat diguyur hujan deras. Guyuran hujan itu mengakibatkan tembok pondasi dekat rumah korban ambruk dan menimpa rumah pasutri tersebut. Beruntung, Nur Azizah yang masih berusia 6 tahun anak korban, bisa diselamatkan dan dirawat di Puskesmas Songgon.rumah-korban-yang-sudah-rata-tanah-setelah-tertimpa-pondasiAKP Bakin Kapolsek Songgon, menjelaskan, sebelum ambruk warga mendengar suara gemuruh dari arah kediaman korban. Sekitar Pukul 04.30 WIB proses evakuasi korban dilakukan petugas Badan Penaggulangan Bencana Daerah Banyuwangi, dibantu warga dan anggota kepolisian.

“Jasat kedua korban ditemukan tertimbun reruntuhan material rumah. Sedang anak korban bisa dikeluarkan dan selamat. Saat ini masih trauma,” jelas Kapolsek Songgon. (*)

LEAVE A REPLY