Pemuda Pancasila Minta Kapolri Tegur Kapolres Banyuwangi

0
44

img-20170911-wa0007SUARATIMUR.NET(BANYUWANGI) – Pengurus Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila kabupaten Banyuwangi meminta Kapolri untuk memberikan teguran kepada aparat kepolisian Banyuwangi terkait tidak tegasnya dalam menangani aksi demo yang dilakukan oleh kelompok mahasiswa di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Banyuwangi akhir pekan lalu.

Menurut Eko Suryono, Ketua MPC Pemuda Pancasila Banyuwangi, kegiatan yang dilakukan  sekelompok mahasiswa tersebut dinilai melanggar kesepakatan yang dibuat sebelumnya.

Meskipun tidak ada kesepakatan tertulis, lanjut Eko aparat kepolisian menegaskan pihaknya memberikan kelonggaran pada mahasiswa bisa menggelar acara pentas seni budaya sampai pukul 21.00 WIB. Selain hanya mementaskan seni, aksi yang dimulai pukul 15:00 WIB itu disertai orasi, mengeluarkan pernyataan dan menyinggung perkara palu airt.

Namun kenyataan di lapangan, sebagian pelaku demo melakukan orasi dan kegiatan sudah tidak sesuai dengan kesepakatan.

“Kami tidak menghalangi kegiatan yang dilakukan mahasiswa. Kami hanya mengingatkan mereka untuk tidak menyinggung kasus penahanan tersangka dalam perkara logo mirip palu arit yang mengakibatkan aparat menahan Budi Pego, salah seorang koordinator aksi dalam demo tolak tambang di wilayah Pesanggaran beberapa waktu lalu,’’ jelas Eko.

Dalam kesempatan tersebut Eko juga meminta aparat kepolisian untuk segera menahan tiga tersangka lain yang diduga terlibat dalam demo untuk diproses lebih lanjut dalam penanganan kasus yang terus dikawal oleh beberapa ormas itu. (*)

Nurhadi/*ONO

LEAVE A REPLY