Polsek Kalipuro Grebek Hotel Lingkar Dapati Pelajar Dibawah Umur Bersama Pasangannya

0
18

SUARATIMUR (BANYUWANGI) – Kepolisian Sektor (Polsek) Kalipuro, Banyuwangi, Sabtu (16/12/2017) malam, menggrebek Hotel Lingkar yang berlokasi di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro. Hasilnya luar biasa empat pasang muda mudi berhasil terjaring, salah satunya pelajar masih dibawah umur.

Tragisnya, petugas gabungan Polsek dan Koramil Kalipuro sejumlah hotel, kos-kosan dan warung panjang yang ada di kecamatan Kalipuro. Sebanyak empat pasang muda-mudi berhasil terjaring dalam operasi gabungan yang dilakukan petugas Polsek dan Koramil Kalipuro, Banyuwangi itu.

Keempat pasangan muda mudi itu berhasil dijaring petugas di Hotel Lingkar yang terdapat di Desa Ketapang Kecamatan Kalipuro. Mereka didapati berduaan di dalam kamar hotel melati tersebut tanpa bisa menunjukkan surat nikah. Karena itu mereka kemudian dibawa ke Mapolsek Kalipuro untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

Namun begitu mencengangkan ketika petugas mengetahui bahwa diantara muda mudi tersebut masih berstatus sebagai pelajar dan mahasiswa. Seperti NKN yang masih berusia 15 tahun dan tercatat sebagai pelajar kelas X sebuah sekolah menengah kejuruan swasta di Banyuwangi. NKN didapati petugas sedang berduaan bersama SP 22 tahun berstatus sebagai mahasiswa.

Semula dua sejoli yang tengah dimabuk asmara itu, awalnya berusaha berkelit serta mengaku telah bertunangan. Tetapi ketika petugas berusaha membawanya ke mapolsek setempat, NKN malah sempat menangis dan berusaha menutupi wajahnya dengan helm.

Selain NKN dan SP, petugas gabungan juga masih menjaring mahasiswa lainnya, antara lain, OBP 18 tahun yang sedang berduaan dengan S remaja putri berusia 18 tahun. Kemudian DS (24) bersama remaja putri MR (18) dan AHS bersama AW (23).

Namun sayangnya operasi gabungan ini diduga bocor, sehingga ketika mendatangi Hotel Cawang, Warung Panjang dan dua kos-kosan di Dusun Remuk serta Dusun Pancoran Desa Ketapang, petugas tidak menemukan obyek dari program pembersihan penyakit masyarakat ini.

Kapolselk Kalipuro, AKP IKA Wijaya Kusuma, SH, MH kepada wartawan seusai memimpin operasi gabungan tersebut, menjelaskan dalam rangka cipta kondisi menjelang Natal dan Tahun Baru kepolisian melaksanakan operasi gabungan yang melibatkan seluruh satuan di Polsek Kalipuro dan Koramil.

Setelah mendatangi sejumlah lokasi, kata IKA Wijaya, pihaknya mendapati empat pasang muda mudi yang tidak bisa menunjukkan bukti surat nikah. Bahkan diantaranya terdapat pelajar dan mahasiswa yang seharusnya belum waktunya melakukan hal tersebut.

Terhadap mereka yang terjaring dalam operasi penyakit masyarakat itu, menurut IKA Wijaya, polisi akan menindak dengan tindak pidana ringan (tipiring). Setelah dilakukan pembinaan, khususnya yang masih berstatus pelajar pihaknya akan memanggil orangtuanya agar mengoptimalkan pengawasan terhadap anak mereka. (esy)

LEAVE A REPLY