PT KAI Belum Sepakati Lahan Warung Panjang Untuk Warga Boom

0
56

20161219_085458

SUARATIMUR (BANYUWANGI) : Pernyataan Legal PT Pelindo Properti Indonesia (PPI), Lugas Radianto, saat hearing di Gedung DPRD Banyuwangi, Senin (19/12/2016) lalu, yang memastikan  jika warga Pantai Boom tetap akan direlokasi ke kawasan Warung Panjang milik PT KAI Daops IX, dengan fasilitas rumah semi permanen dan listrik diduga hanya isapan jempol.

Pasalnya, hingga Rabu (21/12/2016), belum tercapai adanya kesepakatan antara PT KAI Daops IX dengan PT Pelindo III (Persero) Tanjung Wangi maupun PT PPI sekaitan pemanfaatan lahan warung panjang milik PT KAI untuk kegiatan relokasi warga Pantai Boom.

‘’Sampai saat ini belum dan tidak ada kesepakatan dengan PT Pelindo terkait penggunaan lahan di warung panjang untuk relokasi warga Boom,’’ jelas Lukman, Humas PT KAI Daops IX Jember di ruang kerjanya, Rabu (21/12/2016).

Selanjutnya Lukman, enggan menjawab pertanyaan sekaitan lahan warung panjang yang akan digunakan untuk rencana relokasi warga Boom tersebut. Bahkan ketika ditanya berapa luasan lahan di warung panjang, Lukman, mengaku tidak tahu persis berapa luasan lahan yang sempat diramaikan akan ditempati 133 KK warga Pantai Boom itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Lugal Radianto, Legal PT PPI di dalam acara hearing bersama lintas fraksi DPRD Banyuwangi, yang disaksikan 100 lebih warga Boom, Forpimka Kota dan perwakilan Forpimda Banyuwangi, menyatakan secara lantang bahwa pihaknya akan merelokasi warga Pantai Boom secara manusiawi dengan memindahkan warga ke lahan warung panjang milik PT KAI Daops IX Jember.

Selain disiapkan rumah semi permanen, PT PPI disebutkan Lugas juga akan menyiapkan fasilitas listrik dan air bersih, bahkan menanggung biaya transportasi kepindahan warga.

‘’Warga pokoknya tinggal masuk saja. Itu upaya maksimal yang bisa ditawarkan PT PPI kepada warga. Bila sampai awal tahun 2017 warga tetap menolak, maka proyek Marina Boom Banyuwangi akan tetap jalan sesuai rencana,’’ tegasnya tanpa bisa menjelaskan secara rinci program relokasi warga Pantai Boom.

Nurhadi

 

LEAVE A REPLY