SUARATIMUR (BANYUWANGI) : PT Pelabuhan Indonesia (PELINDO) III Tanjung Wangi maupun PT PELINDO Property Indonesia (PPI) Banyuwangi, Jawa Timur, menyatakan ketidakberatannya untuk membicarakan kembali sekaitan penataan ulang relokasi warga Pantai Boom, yang sempat resah menyusul rencana PT PELINDO III  menggusur mereka dari kawasan pantai yang akan diproyeksikan  menjadi Boom Marina Banyuwangi.

Hal tersebut diungkapkan Edy Sulaksono, General Manager PT PELINDO III dan Nurilma Septanti, Supervisor Marketing PT PPI dihadapan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Banyuwangi ketika berkunjung ke Kantor PT PELINDO III Tanjung Wangi, Senin (5/12/2016).

Terlebih lagi pemindahan warga Boom ke lahan milik PT KAI di Ketapang, menurut Edy Sulaksono, baru sebatas rencana. Tetapi sampai saat ini, pihaknya belum melakukan tindakan apapun.

Karena itu, kata Edy Sulaksono, pada prinsipnya pihaknya tidak keberatan untuk membicarakan kembali persoalan relokasi warga Pantai Boom agar menemukan titik temu, sehingga tidak sampai berlarut-larut dan menghambat rencana pemanfaatan Pantai Boom sebagai kawasan Boom Marina. ‘’Kami tidak pernah menggusur kendati warga sejak tahun 2013 tidak pernah dikenakan biaya sewa lahan lagi. Bahkan sampai saat ini kami belum melakukan tindakan apapun terhadap warga yang mendiami lahan PT PELINDO III. Kalaupun kami mengeluarkan surat perintah pengosongan, itu hanya bagian dari tahapan yang harus kami lakukan agar mengetahui rencana pembangunan Boom Marina,’’ jelas Edy Sulaksono.

Karena itu, Edy Sulaksono, menambahkan pihaknya segera membawa usulan dari Fraksi PDI Perjuangan sekaitan mencari solusi terbaik ini ke pimpinannya.

Sedang Nurilma Septanti, Supervisor Marketing PT PPI, menanggapi usulan Fraksi PDI Perjuangan agar dilakukan penataan ulang kembali rencana relokasi warga Boom, menjelaskan seharusnya dilakukan dari awal sebelum dilakukan pembangunan. Namun akibat belum adanya titik temu sekaitan  relokasi warga, pihaknya terpaksa menunda pembangunan beberapa infrastruktur Boom Marina.

Tetapi ketika menanggapi aspirasi warga yang menginginkan relokasi dilakukan di dalam kawasan Pantai Boom, tepatnya di sekitar Taman Makan Pahlawan (TMP) AL, baik Edy Sulaksono maupun Nurilma Septanti, belum berani memberikan jawaban pasti karena masih mengkonsultasikan ke pimpinannya masing-masing.

Dipimpin langsung Irianto (Ketua) dan Heksa Sudarmadi (Sekretaris), serta dua anggota Fraksi PDI Perjuangan, yakni Eko Hariyono dan Salimi, mereka menyampaikan aspirasi warga Pantai Boom yang menginginkan dipindahkan tidak jauh dari kawasan tersebut. Selain belum tersedianya lahan yang diperuntukkan bagi warga yang akan direlokasi, juga takutnya warga kehilangan matapencahariannya.

Untuk itu, Salami, memohon kesediaan PT PELINDO III dan PT PPI agar tidak melanjutkan dulu rencana merelokasi warga Pantai Boom hingga adanya titik temu antara warga dengan PELINDO III dan PPI. Apalagi warga Boom telah mengajukan hearing ke DPRD Kabupaten Banyuwangi, yang nantinya DPRD akan mempertemukan semua pihak terkait, mulai warga, PT PELINDOO III, PT PPI dan Pemkab Banyuwangi. (nur/*)

 

LEAVE A REPLY