Satnarkoba Polres Banyuwangi Tangkap 3 Orang Pengedar Obat Daftar G

0
73

SUARATIMUR (BANYUWANGI): Aparat Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Banyuwangi berhasil meringkus tiga orang tersangka dan mengamankan  2.197 butir pil yang masuk kategori daftar G sebagai  barang bukti dari para tersangka di wilayah Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Petugas berhasil melakukan penangkapan di dua tempat berbeda, yaitu; Sabtu (14/1/2017), sekitar pukul 23.30 WIB, personil Satnarkoba Polres Banyuwangi mengamankan tersangka ( P) alias Debleng (25 tahun), warga Dusun Kebondalem, Desa Ringintelu, Kecamatan Bangorejo dan EW (36 tahun), warga Dusun Sukomukti, Desa Sukorejo. Petugas menangkap kedua tersangka  di sebuah warung rujak yang ada di Desa Pedotan.

Dari tersangka Debleng, petugas mengamankan 57 butir pil Trihexyphenidil atau trek, HP Samsung dan uang tunai Rp 82 ribu yang disita sebagai barang bukti. Sementara dari tersangka EW barang bukti yang berhasil diamankan dan disita petgas,  jauh lebih banyak, yakni sekitar 940 butir Dextro Metropan atau dekstro, 200 pil trek, HP Nokia tipe 109 serta uang tunai Rp 380 ribu.

Kepala Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Banyuwangi,   AKP Agung Setyabudi menjelaskan, Debleng merupakan pengedar pil daftar G jaringan EW.“Keduanya kita tangkap di warung rujak yang sama dan di jam yang sama pula. Tengah malam itu keduanya sedang menggelar transaksi,” jelasnya.

Setelah melakukan pengembangan, petugas menemukan bukti bahwa ternyata EW mendapat pasokan obat yang masuk daftar G yang seharusnya dibeli dalam jumlah besar menggunakan resep dokter tersebut dari W (38 tahun), warga Dusun Senepo Lor, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung.

agung
AKP Agung Setyo Budi

Karena tempat tinggal tersangka W jauh dari lokasi penangkapan pertama, akhirnya dirancang strategi agar pelaku ketiga mau menemui EW dengan alasan untuk melakukan transaksi obat terlarang itu.“Untuk pemilik pil ketiga kita tangkap di jalan raya Desa Pedotan, Minggu (15/1/2017), sekitar pukul 00.30 dini hari,”ujar Pak Agung (sapaan Kasatnarkoba).

Kepada Petugas, tersangka W mengaku barang yang diedarkan merupakan pasokan dari  PT yang keberadaanya masih dalam penyelidikan oleh anggota Satnarkoba Polres Banyuwangi. Transaksi obat yang kerap disalahgunakan penggunaannya itu berlangsung di tepi jalan Dusun Kedungrejo, Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo. Sementara untuk memudahkan proses pemeriksaan  tiga pelaku yang tertangkap langsung ditahan Mapolres Banyuwangi.(nur/ekos)

LEAVE A REPLY