Terkait Jeritan Wali Murid SMPN 1 Bangorejo, Diknas Turunkan Tim

0
59
Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Drs. Sulihtiyono, M.Pd
Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Drs. Sulihtiyono, M.Pd

SUARATIMUR.NET(BANYUWANGI) – Terkait jeritan wali murid SMPN 1 Bangorejo, yang mengeluhkan besarnya dana yang dikeluarkan mereka hingga jutaan rupiah untuk pembelian seragam, buku serta sumbangan agenda agustusan yang wajib segera dilunasi sebelum seragam dibagikan. Dinas Pendidikan Kabupatern Banyuwangi, telah menurunkan tim guna melakukan klarifikasi terhadap sekolah yang bersangkutan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Drs. Sulihtiyono, M.Pd ketika dihubungi SUARATIMUR.NET via telepon selulernya, Senin (28/08/2017), menjelaskan pihaknya langsung merespon pemberitaan terkait pungutan yang diduga terjadi di SMPN 1 Bangorejo dengan menurukan tim untuk melakukan klarifikasi di sekolah tersebut.

‘’Tunggu mas hasil klarifikasi dari tim yang kami turunkan ke sekolah itu,’’ singkat Sulihtiyono.

Sebagaimana dilansir Beritalima.com, pungutan yang dikenakan bagi siswa baru tersebut membuat jengkel wali murid karena dana sebesar Rp. 1,1juta harus segera mereka bayarkan ternyata untuk kain seragam siswa putri serta  Rp. 995 ribu untuk siswa putra itu kwalitas kainnya jauh dari yang semestinya.

“Masak kainnya kwalitasnya sangat jelek mas, selain sangat tipis juga panas jika dipakai dan itu biaya menjahitnya masih tanggungan kita sebesar 360 ribu. Kita pernah bersama beberapa orang wali murid lain kroscek ke toko kain dan penjahit ternyata harga kain jenis itu sangat murah dipasaran”, papar  salah satu wali murid yang enggan disebut namanya.

Seragam sekolah yang dikeluhkan kualitasnya para wali murid siswa baru SMPN 1 Bangorejo
Seragam sekolah yang dikeluhkan kualitasnya para wali murid siswa baru SMPN 1 Bangorejo

Sementara pihak Ketua Komite SMPN 1 Bangorejo, Nanang, ketika dimintai komentarnya oleh awak media mengatakan jika semua sudah dirapatkan dan sudah disetujui.

“Kita beberapakali menanyakan apa ada yang keberatan saat rapat tapi semua diam makanya kita anggap setuju”,papar Nanang dengan entengnya.

Sedang Kepala Sekolah SMPN 1 Bangorejo, Siti Munawaroh, S.Pd  ketika dikonfirmasi sadapmedia.com, mengungkapkan terkait kain seragam wali murid diperbolehkan membeli di toko luar sekolah asalkan warnanya diseragamkan dengan yang ditetapkan sekolah.

‘’Wali murid boleh beli di toko luar sekolah , asalkan warnanya sesuai dengan ketetapan sekolah agar menjaga keseragaman warna. Hanya kebetulan beberapa wali murid yang menginginkan beli di koperasi sekolah melalui komite karena enggan ribet,’’ jelas Siti.

Siti juga menambahkan masalah tersebut juga sudah dirapatkan antara paguyuban, wali murid dan komite sekolah.

‘’Hal itu sudah dirapatkan dengan paguyuban, wali murid dan komite sekolah serta sudah ada kesepakatan, bahkan ada surat pernyataan dari paguyuban dan wali murid,’’pungkasnya. (*)

Eko Suryono

LEAVE A REPLY