Terkait Pilkades Serentak, El Kade Lumbung Ajukan Surat Hearing ke DPRD Banyuwangi

0
49

logo-el-kadeSUARATIMUR.NET(BANYUWANGI) – Sebagai wujud kepeduliannya terhadap berlangsung pesta demokrasi serentak di 51 desa, El ‘Kade Lumbung Banyuwangi, Senin (28/08/2017), melayangkan surat hearing ke DPRD Banyuwangi. Selain itu, El Kade juga merasa prihatin atas kesiapan Pilkades yang bakal digelar 8 November 2017 mendatang. Pasalnya, hingga kini sosialisasi dan kesiapannya pihak penyelenggara sangat minim.

“Surat El Kade sudah kita masukan ke bagian Umum DPRD Banyuwangi,  sudah masuk dalam jadwal hearing dengan Komisi 1,” kata Slamet Kurniawan,  selaku Divisi Monitoring dan Investigasi.

Menurut Slamet  Kurniawan. Sampai saat ini pilkades yang bakal digelar serentak di 51 desa masih menghadapi persoalan anggaran. Dimana Pemerintah Kabupaten belum menyiapkannya. Bahkan di lapangan, pihaknya, banyak menemukan miss interpretasi dalam menerapkan Undang Undang,  Perda dan Perbup, bahkan informasinya justru anggaran pilkades tidak jelas.

Sementara Ketua Asosiasi BPD Kabupaten Banyuwangi, Rudi Hartono Latief, cukup menyambut positif langkah El Kade,  meski dengan sikap kritis dan pesimis karena proses demokrasi di desa tidak lagi bisa diutak atik.

“Persiapan pilkades harus perfect agar tidak ada celah potensi konflik sedikit pun. Karena jika ada konflik, pilkades itu lebih membahayakan drpada pilkada. Bisa mengakibatkan konflik horisontal yang tinggi. Contoh, tentang money politic. Harus ada aturan yang jelas bagaimana penanganannya dan siapa yang berkewenangan untuk melakukan pengawasan serta memberi punishment.” tegasnya.

Rudi Hartono juga mengisyaratakan agar DPRD  memprioritaskan soal pilkades ini secepatnya ketimbang membahas hal lain.

Sedang Ketua DPRD Banyuwangi, Cahyana Negara, merespon positif hal ini.  Ia bahkan memberikan tenggat waktu dalam dua hari pasca surat hearing diterima Komisi 1 DPRD Banyuwangi.

“Dalam dua hari kedepan hearing kita gelar,  semua stake holder terkait kita undang,  musyawarah atas persoalan ini, “kata Cahyana Negara. (*)

Eko Suryono

 

LEAVE A REPLY