Warga Boom Pertanyakan Keseriusan PT PPI Akan Bangunkan Rumah

0
42

wargaboomSUARATIMUR (BANYUWANGI) : Ratusan warga Pantai Boom Lingkungan Krajan Kelurahan Kampung Mandar Kecamatan Kota Banyuwangi, Jawa Timur, Jum’at (23/12/2016), mempertanyakan keseriusan PT Pelindo Property Indonesia (PPI) akan membangunkan rumah semi permanen, sebagaimana disampaikan Lugas Radianto, Legal PT PPI dihadapan anggota dewan ketika hearing bersama warga di Ruang Khusus DPRD Banyuwangi, Senin (19/12/2016) lalu.

Pasalnya, hingga berita ini dikirimkan PT Pelindo III (Persero) belum juga mengantongi izin dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daops IX Jember, untuk memanfaatkan lahan warung panjang bagi pembangunan rumah warga yang direlokasi dari kawasan Pantai Boom.

Ketua RW 01 Lingkungan Krajan Kelurahan Kampung Mandar, Nur Yasin kepada SUARATIMUR, Kamis (22/12/2016), menjelaskan bila PT KAI Daops IX Jember belum memberikan izin penggunaan lahan warung panjang untuk perumahan warga Boom.

‘’Bahkan kata Lukman Arif, Humas PT KAI Daops IX Jember, baru  membahas permohanan PT Pelindo atas lahan warung panjang yang baru diajukan satu bulan lalu. Jadi hingga saat ini belum ada kesepakatan apapun antara PT KAI dengan PT Pelindo terkait lahan warung panjang,’’ ungkap Nur Yasin menirukan penjelasan Humas PT KAI Daops IX Jember.

Pernyataan Humas PT KAI Daops IX Jember itu, menurut Nur Yasin, mempertegas ketidak siapan PT PPI dalam melaksanakan relokasi yang pernah disampaikan saat hearing beberapa hari lalu.

Karena itu, lanjut Nur Yasin, warga tetap menolak direlokasi ke kawasan warung panjang yang selain belum jelas status lahannya, warga juga menilai lokasi milik PT KAI Daops IX Jember itu cukup jauh sehingga dikawatirkan akan memutus mata rantai pekerjaan warga. Disamping pula adanya kemungkinan dampak sosial lainnya yang dialami warga.

Namun di sisi lain warga diminta segera mengosongkan lahan untuk secepatnya pindah ke lokasi baru di Ketapang Kecamatan Kalipuro. Bahkan warga mendengar PT PPI segera mengeluarkan Surat Peringatan Kedua agar warga secepatnya mengosongkan lahan yang mereka tempati di kawasan Pantai Boom.

Nurhadi

LEAVE A REPLY