Warga Pantai Boom Akan Somasi PT Pelindo III Tanjung Wangi

0
70

warga-1

SUARATIMUR (BANYUWANGI) : Sejumlah warga Pantai Boom Banyuwangi, Jawa Timur, menjajaki kemungkinan mensomasi PT Pelindo III (Persero) Tanjung Wangi atas rencana mengusur mereka sehubungan keluarnya Surat Peringatan Pertama perusahaan milik BUMN tersebut, yang meminta seluruh warga untuk mengosongkan lahan bekas Pelabuhan Lama Banyuwangi itu, paling lambat pada tanggal 6 Desember 2016 lalu.

Warga Pantai Boom ketika ditemui SUARATIMUR, Minggu (18/12/2016), mengungkapkan surat peringatan pertama yang dikeluarkan PT Pelindo III (Persero) tersebut, sangat arogan karena tidak memperhatikan hak-hak warga yang secara yuridis memiliki hak atas bangunan eks rumah dinas PT Pelabuhan Indonesia (III) Meneng, yang mereka beli pada tahun 1994 lalu.

Saat itu ada sekitar delapan orang yang mengganti bangunan rumah dinas Pelindo yang ada di Kawasan Pantai Boom. Bahkan dari pembelian gedung eks rumah dinas itu, warga mengantongi jual beli yang ditanda tangani oleh Suwandhy Sarlan (alm), Kepala Cabang Pelabuhan Meneng/Banyuwangi Perusahaan Perseroan PT Pelabuhan Indonesia III.

warga-2

‘’Ketika itu warga membelinya sekitar Rp 1,4 juta, diluar harga sewa lahan dan PBB yang dibayarkan setiap tahunnya. Kok tiba-tiba sekarang kami disuruh pindah begitu saja,’’ ungkap salah seorang warga yang mengaku memiliki bangunan di Kawasan Pantai Boom.

Selain itu, warga pemilik bangunan itu juga berharap mereka memiliki hak yang sama dengan warga Pantai Boom lainnya atas lahan yang dipersiapkan PT Pelindo III (Persero) Tanjung Wangi dan PT PPI untuk merelokasi warga dari lokasi yang diproyeksikan untuk pembangunan Boom Marina Banyuwangi senilai Rp 720 M.

Eko Suryono

LEAVE A REPLY